Selasa, 04 April 2017

Hepatitis, Kenali Gejalanya....!!



Hepatitis, Kenali Gejalanya……!!
Halo teman-teman,          
Kali ini saya ingin menyajikan tulisan tentang penyakit Hepatitis. Penyakit ini bukanlah penyakit yang baru bagi kita. Penyakit Hepatitis ada disekitar kita teman-teman.  Nah, tulisan ini bermanfaat untuk kita yang sering mengabaikan pola hidup bersih dan sehat. Terkadang kita mengabaikan tanda dan gejala yang terjadi dalam tubuh kita sehingga virus dengan senang hati terus berkembangbiak.
Apa itu Penyakit Hepatitis??
Penyakit hepatitis adalah peradangan pada organ hati yang disebabkan oleh berbagai sebab seperti bakteri, virus, proses autoimun, obat-obatan, perlemakan, alcohol dan zat berbahaya lainnya. Penyakit Hepatitis merupakan penyakit cikal bakal dari kanker hati. Hepatitis dapat merusak fungsi organ hati dan kerja hati sebagai penetral racun dan sistem pencernaan makanan dalam tubuh yang mengurai sari-sari makanan untuk kemudian disebarkan ke seluruh organ tubuh yang sangat penting bagi manusia.
Penyebab infeksi (bakteri, virus dan parasit) merupakan penyebab terbanyak diantara penyebab infeksi tersebut, infeksi karena virus Hepatitis A,B,C,D atau E merupakan penyebab tertinggi, walaupun Hepatitis juga bias terjadi karena infeksi virus lainnya seperti mononucleosis infeksiosa, demam kuning atau sitomegalovirus. Sedangkan penyebab Hepatitis non virus disebabkan oleh alcohol dan obat-obatan. Penyakit hepatitis dapat menyerang siapa saja tak pandang usia. Hepatitis jugat dapat terjadi pada bayi, anak-anak, orang dewasa dan orang tua. Hepatitis yang juga banyak melanda pada bayi dari usia 0-12 bulan, pada anak-anak diperkirakan terjadi dari mulai usia 2- 15 tahun, orang dewasa 15-20 tahun dan orang tua diatas usia 40 tahun keatas.
Sudah tau kan sekilas tentang pengertian Hepatitis…? Ayoo….! Sekarang saya mengajak teman-teman untuk mengetahui lebih lanjut tentang macam-macam Hepatitis seperti yang sudah saya singgung dibagian pengertian.
Jenis – Jenis Hepatitis
Ada 5 jenis penyakit Hepatitis yang sering menyerang tubuh kita teman-teman. Yuk, kita simak satu-satu ya…..
1.       Hepatitis A
Hepatitis A disebabkan oleh Hepatitis-A Virus (HAV). Virus HAV ini menular dengan cara yang dalam dunia medis dikenal dengan sebutan fecal-oral (fecal: kotoran,/feses, oral: mulut). Artinya penyebaran dan penularan virus ini terjadi melalui kontaminasi makanan atau air oleh virus HAV yang terdapat pada kotoran/feses penderita Hepatitis A.
Hepatitis A sering terjadi dalam bentuk Kejadian Luar Biasa (KLB) dimana umumnya terjadi pada pencemaran air minum, makanan yang tidak dimasak, makanan yang tercemar, hygiene dan sanitasi buruk. Oleh karena itu, untuk mencegah penularan dari virus HAV, hal yang dapat dilakukan adalah menjaga kebersihan asupan makanan yang kita makan. Beberapa kebiasaan baik yang bisa dilakukan untuk tujuan ini diantaranya adalah dengan membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun sebelum makan, menjaga sanitasi makanan, serta menghindari memakan makanan yang belum diketahui kebersihan pengolahannya (makanan yang dijual dipinggir jalan, dll).
Masa inkubasi virus Hepatitis A 15-50 hari, rata-rata 28-30 hari.
Gejala klinis Hepatitis A seperti apa…??
Gejala klinis yang muncul bervariasi dari ringan sampai berat, berupa demam, lemas, kurang nafsu makan, mual, muntah , urine yang berwarna seperti the dan ikterus (warna kuning dapat terlihat dikulit dan mata).
Pada anak berusia dibawah 5 tahun umumnya tidak memberikan gejala yang jelas sedang pada anak yang lebih tua dan dewasa gejala yang muncul biasanya lebih berat, dan ikterus terjadi lebih dari 70%.
Hepatitis A bersifat self limiting atau sembuh sempurna dan tidak menjadi kronis serta memberikan kekebalan seumur hidup.
 Pengobatan:
Tidak ada pengobatan khusus untuk Hepatitis A, pengobatan bersifat simptomatik dan menjaga keseimbangan nutrisi.
Pencegahan:
Karena tidak ada pengobatan khusus dan lamanya masa penyembuhan yang dapat memberikan kerugian ekonomi dan sosial sehingga tindakan pencegahan lebih diutamakan. Berikut beberapa tips agar terhindar dari Virus Hepatitis A antara lain:
Ø  Promosi kesehatan tentang sanitasi dan kebersihan perorangan (misalnya, cuci tangan pakai sabun dan cara pengolahan makanan yang benar)
Ø  Pembuangan tinja dijamban yang saniter.
Ø  Penyediaan air bersih, system pendistribusian air yang baik dan pengolahan limbah yang benar.
Ø  Imunisasi pasif; memberikan hepatitis A immune globulin diberikan sebagai pencegahan yang dapat memberikan perlindungan segera tetapi bersifat sementara.
Ø  Imunisasi aktif; memberikan efektifitas yang tinggi pada pencegahan hepatitis A dengan cara pemberian vaksin Hepatitis A.
2.       Hepatitis B
Disebabkan oleh virus Hepatitis B (HBV).
Cara penularannya ada 2 yaitu:
·         Secara vertical; penularan yang terjadi pada masa perinatalyaitu penularan dari ibu kepada anaknya yang baru lahir, jikan seorang ibu hamil carier Hepatitis B dan HbeAg positif maka bayi yang dilahirkan 90% kemungkinan terinfeksi dan menjadi carier. Kemungkinan 25% dari jumlah tersebut akan meninggal karena Hepatitis kronik atau kanker hati.
·         Secara horizontal; penularan dari individu pengidap ke individu lain melalui jarum suntik tidak steril seperti: tatto, pemakaian obat-obatan intravena secara bersamaan dengan jarum suntik yang sama.
Masa inkubasi 25 -180 hari dengan rata-rata 60-90 hari.
Gejala Klinis sama dengan gejala Hepatitis pada umumnya berupa kelelahan, kurangnya nafsu makan, mual, muntah, urine berwarna lebih pekat tetapi sebagian besar tidak menunjukkan gejala klinis atau asimtomatis.
Pencegahan dapat dilakukan dengan menghindari factor resiko yaitu mencegah kontak dengan virus dan pemberian kekebalan melalui imunisasi Hepatitis B, baik imunisasi aktif maupun pasif. Imunisasi aktif diberikan secara intramuscular dengan dosis pada bayi dan anak 3-4 kali, dan pada orang dewasa 3 kali. Sedangkan imunisasi pasif dengan pemberian Imunoglobulin Hepatitis B, dapat diberikan sebelum terjadi paparan dengan darah yang mengandung HbsAg positif (misalnya pada kecelakaan jarum suntik) dan pada bayi baru lahir dari ibu dengan HbsAg positif.
3.       Hepatitis C
Hepatitis C disebabkan oleh Hepatitis-C Virus (HCV).
Cara penularannya yaitu kontak dengan darah penderita (parenteral) antara lain melalui penggunaan jarum suntik tidak steril (pada penggunaan obat-obat terlarang, tatto, tindik) dari ibu yang menderita dapat menularkan ke bayi yang dilahirkan walaupun kemungkinan lebih kecil dibandingkan hepatitis B.
Masa inkubasi 2 minggu – 4 bulan, rata-rata 6-9 minggu infeksi kronis dapat berlangsung sampai 20 tahun sebelum timbulnya cirrhosis bahkan sampai hepatoma.
Gejala klinis sama dengan hepatitis pada umumnya berupa kelelahan, kurangnya nafsu makan, mual, muntah, urine yang berwarna lebih pekat tetapi sebagian besar tidak menunjukkan gejala klinis atau asimtomatis.
Pencegahan; saat ini  belum tersedia vaksin hepatitis C jadi pencegahan utama adalah menghindari factor resiko.

4.       Hepatitis D
Penyebab Hepatitis D adalah HDV (Hepatitis-D Virus) atau virus Delta. Virus ini hanya dapat berkembang biak di dalam tubuh bila tubuh sudah terinfeksi oleh virus Hepatitis B. Meskipun merupakan jenis yang paling jarang terjadi, namun Hepatitis D merupakan jenis Hepatitis yang paling berbahaya dari jenis Hepatitis lainnya. Pola penularan Hepatitis D mirip dengan Hepatitis B.
5.       Hepatitis E
Hepatitis E mirip dengan Hepatitis A. Virus Hepatitis E (HEV) ditularkan melalui kotoran manusia ke mulut dan menyebar melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. Tingkat tertinggi infeksi Hepatitis E terjadi di daerah bersanitasi buruk yang mendukung penularan virus.

Mungkin ini penjelasan singkat tentang Hepatitis. Semoga memberikan pengetahuan bagi Anda mengenai gejala dan penyebab penyakit Hepatitis, cara penularannya, dan cara mencegah penularan tersebut. Mari kita hindari penggunaan jarum yang berulang serta membiasakan diri untuk hidup bersih dan sehat agar terhindar dari berbagai penyakit menular, termasuk Hepatitis.

Sumber bacaan:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Penggolongan Obat Halo teman-teman,  Berbicara mengenai Penggolongan Obat mungkin sudah tak asing lagi. Mulai dari Golongan Obat B...