Rabu, 17 Mei 2017

HIV/AIDS


Sekilas Tentang HIV dan AIDS


Halo teman-teman….
Sudah lama saya tidak memposting tulisan di blog ini. Saya sedikit sibuk menyelesaikan beberapa tugas pekerjaan yang tidak bisa ditunda. Semoga teman-teman sekalian dalam keadaan sehat ya…..!!
Nah, berikut saya ingin membagi sedikit tulisan saya tentang HIV dan AIDS. Kenapa saya memilih topic tentang HIV/AIDS….? Akhir-akhir ini ditempat tugas saya lagi nge-trend pembicaraan masyarakat tentang penyakit ini. Sering muncul pertanyaan-pertanyaan seputar HIV/AIDS sehingga menarik minat saya untuk berbagi.  HIV/AIDS sudah begitu terkenal dan menjadi bahan pembicaraan dimana-mana. Entah itu di televisi, radio maupun Koran-koran. Kalau dikalangan masyarakat tempat saya bertugas biasanya dikenal dengan nama virus yang diakibatkan oleh hubungan seks bebas atau penyakit yang belum ada obatnya jika ditanya ke masyarakat. 

Apa itu HIV…??
HIV (Human Immunodeficiency Virus). Human; virus ini hanya menyebar dan berkembang pada tubuh manusia. Immunedeficiency; penurunan system kekebalan tubuh manusia. Virus; sifatnya bereproduksi atau memperbanyak dirinya dengan cara mengambil alih sebuah sel dalam tubuh yang menginfeksinya. HIV menyerang system kekebalan tubuh dengan menghancurkan sel-sel penting yang bertugas melawan penyakit. Tubuh yang system kekebalannya melemah tidak dapat melindungi diri dari penyakit.  
Jadi, HIV adalah virus yang menyerang sel darah putih didalam tubuh (limfosit) yang mengakibatkan turunnya kekebalan tubuh manusia. Orang yang dalam darahnya terdapat virus HIV dapat tampak sehat dan belum membutuhkan pengobatan. Namun, orang tersebut dapat menularkan virusnya kepada orang lain bila melakukan hubungan seks beresiko dan berbagi alat suntik dengan orang lain. 

Apa itu AIDS…??
AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome) Acquired dalam bahasa inggris artinya “diperoleh”. AIDS bukanlah suatu penyakit yang diwariskan. Seperti layaknya penyakit yang terbawa genetis seperti penyakit jantung, talasemia dan lainnya melainkan kondisi seseorang saat seluruh system kekebalannya telah menjadi sangat lemah. Immuno; system kekebalan tubuh manusia termasuk semua organ dan sel yang bekerja melawan infeksi dan penyakit. Deficiency; Kurang. Syndrome; kumpulan gejala. Jadi, AIDS adalah sekumpulan gejala penyakit yang timbul karena menurunnya system kekebalan tubuh. 

Bagaimana Perjalanan HIV Didalam Tubuh?
Tubuh kita memiliki sel CD4+ yaitu salah 1 dari dua bagian utama sel darah putih yang bertugas menjaga system kekebalan tubuh agar bekerja dengan semestinya dalam melawan berbagai macam infeksi atau penyakit. Tanpa sel CD4+, tubuh menjadi lemah dan kehilangan benteng pertahanan terhadap infeksi atau serangan penyakit lainnya. Tahapan penyerangannya sebagai berikut: HIV menginfeksi tubuh kemudian virus ini mencari CD4+ sebagai target. Kemudian HIV masuk kedalam sel darah putih lalu melumpuhkan dan menguasainya dengan cara menggandakan dirinya didalam sel CD4+ tersebut. Virus-virus baru ini masuk kedalam darah mencari sel CD4+ lainnya untuk melumpuhkan dan menguasainya dengan cara mengulangi proses yang sama yaitu masuk dan menggandakan diri didalamnya. Setelah melewati beberapa waktu makin banyak sel darah putih atau CD4+ dihancurkan sehingga system kekebalan menjadi sangat lemah dan tidak lagi dapat melindungi tubuh dari infeksi atau serangan penyakit apapun.
Infeksi atau penyakit yang paling sering ditemukan pada pengidap HIV dan penderita AIDS adalah Tuberkulosis yang merusak Paru – Paru. Meningitis Kriptokokal adalah rasa terbakar pada selaput dan cairan sekeliling otak dan sum-sum tulang belakang. Toksoplasmosis adalah parasit yang mematikan, ditularka khusus oleh kucing lewat kotorannya. Kriptosporidiosis adalah penyakit yang berasal dari usus binatang ini tumbuh pada penderita AIDS mengakibatkan diare yang parah dan kronis. Sarkoma Kaposi adalah tumor pada dinding saluran darah yang mengakibatkan kerusakan organ dalam termasuk paru-paru.

Bagaimana Cara Mengetahui Status HIV..?
 Sebagian besar orang yang baru terinfeksi HIV  tidak merasakan gejala yang jelas atau tidak ada gejala sama sekali. Saat tertular HIV sampai saat akan munculnya gejala yang sebenarnya, dia akan terlihat normal dan sama seperti orang sehat lainnya. Ini akan memakan waktu berbulan-bulan bahkan sampai 10 tahun. Selama waktu itu seseorang yang sudah terinfeksi HIV tidak bisa dibedakan hanya dengan melihat saja. Setiap pengidap HIV positif bisa terlihat sehat dan normal persis sama dengan orang sehat lainnya dalam jangka waktu yang panjang. 

Bagaimana Penularannya…??
HIV ditularkan lewat cairan tubuh tertentu yaitu;
1.      Cairan kelamin
Melalui hubungan seksual terjadi perpindahan cairan kelamin.
2.      Darah
Misalnya dengan pemakaian barang – barang tajam yang mengayat kulit seperti pisau cukur, jarum suntik, atau alat tattoo yang telah terkontaminasi HIV. Alat-alat tajam ini menyebabkan luka terbuka ditubuh kita. Maka virus HIV yang terdapat pada jarum suntik, pisau cukur dan alat tattoo yang sebelumnya dipakai oleh pengidap HIV bisa masuk kedalam aliran darah kita. Bisa juga lewat tranfusi darah yang telah tercemar virus HIV
3.      ASI
Ditularkan lewat ibu yang mengidap HIV kepada bayinya lewat proses persalinan atau menyusui karena ASI atau Air Susu Ibu juga merupakan cairan tubuh pembawa HIV pada ibu yang mengidap HIV.
Seseorang yang bersih dari HIV apabila menggunakan secara langsung jarum suntik atau melalkukan hubungan seksual dengan pengidap HIV positif akan secara langsung memiliki HIV dalam tubuhnya dan saat itu juga dia sudah bisa menularkan HIV ke orang lain tanpa ada gejala yang nyata.

Mendobrak Mitos HIV…!
Hubungan sosial yang normal dengan pengidap HIV tidak akan mengakibatkan kita tertular HIV. Banyak anggapan yang salah seputar HIV. HIV tidak menular lewat:
1.      cairan keringat,  menempelnya keringat pengidap HIV ke kulit orang sehat tidak akan menularkan virus tersebut. HIV tidak terdapat pada keringat.
2.      Saliva atau air liur, tidak dapat menularkan HIV
3.      Bersin dan batuk tidak dapat menularkan HIV. Cairan hidung bukanlah media penularan HIV selama tidak mengandung darah.
4.      Menggunakan toilet yang sama tidak menyebabkan tertular HIV sebab kotoran dan air seni tidak dapat membawa HIV.
5.      Makan dengan alat makan yang sama tidak dapat menularkan HIV karena air liur tidak dapat membawa virus HIV.
6.      Gigitan nyamuk atau serangga lainnya tidak akan menularkan virus HIV. Nyamuk memasukkan liurnya sewaktu menghisap darah orang yang dihinggapinya tapi nyamuk tidak menginjeksikan darahnya ke orang berikut yang akan dihinggapinya.
7.      Berenang bersama tidak menularkan HIV.

Apakah Infeksi HIV Dapat Dicegah?
Jawabannya Ya. Berikut saya ingin membagikan 5 cara menghindari tertularnya HIV, yaitu:
1.      Abstinence: tidak berhubungan seks sembarangan (selibat)
2.      Be Faithful: selalu setia pada pasangan.
3.      Condom: gunakan kondom disetiap melakukan hubungan seks beresiko.
4.      Drugs: jauhi narkoba.
5.      Equipment: mintalah pelayanan kesehatan dengan peralatan yang steril.

Apakah Ada Obat Untuk HIV…??
Nah teman-teman, Untuk pengobatan HIV saya tidak akan membahas panjang di topic ini karena saya berencana untuk membahasnya di topic yang baru….!
Pengobatan HIV dan AIDS pada dasarnya meliputi aspek medis klinis, psikologis dan aspek sosial yang meliputi pengobatan supportive (dukungan), pencegahan dan pengobatan infeksi oportunistik dan pengobatan antiretroviral.
ARV atau Antiretroviral yaitu obat yang dapat menghentikan reproduksi HIV didalam tubuh. Bila pengobatan tersebut bekerja secara efektif maka kerusakan kekebalan tubuh dapat ditunda bertahun-tahun dan dalam rentang waktu yang cukup lama sehingga orang yang terinfeksi HIV dapat mencegah AIDS. Dengan semakin meningkatnya jumlah kasus infeksi HIV tersebut, ARV memiliki peran penting dalam menciptakan masyarkat yang sehat melalui strategi penanggulanagan AIDS yang memadukan upaya pencegahan dengan upaya perawatan, dukungan serta pengobatan.
Hingga saat ini ARV masih merupakan cara paling efektif serta mampu menurunkan angka kematian dan berdampak pada peningkatan kualitas hidup orang terinfeksi HIV sekaligus meningkatkan harapan hidup masyarakat untuk hidup lebih sehat.
Semoga Bermanfaat………….!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Penggolongan Obat Halo teman-teman,  Berbicara mengenai Penggolongan Obat mungkin sudah tak asing lagi. Mulai dari Golongan Obat B...